Friday, February 9, 2007

Sudah Terjual

Seorang pengarang buku yang terkenal luar biasa atas kesombongannya berencana mengunjungi sebuah toko buku. Pada suatu hari seorang pemilik toko buku menerima kabar tersebut. Pemilik toko buku ini pun memerintahkan karyawannya untuk menyimpan semua buku yang dikarang oleh pengarang lain. Diganti dengan semua buku yang dikarang oleh si pengarang sombong ini.

Tidak lama kemudian si pengarang sombong itu memasuki toko buku tersebut. Dengan langkah angkuh dan dagu sedikit diangkat ke atas si pengarang sombong melihat buku-buku yang dipajang di toko buku tersebut. Alangkah bangganya dan bertambah sombongnya dia ketika dilihatnya toko buku itu hanya menjual buku-buku karangannya."Hebat! Hebat!," serunya berkali-kali.

Setelah puas berkeliling dan melihat-lihat, dia bertemu dengan pemilik toko buku dan berkata dengan nada angkuh, "Di mana buku-buku dari pengarang lain di toko buku Anda?"

"Oh," jawab si pemilik toko buku, "Semuanya sudah habis terjual!"

Pegang Berarti Beli

Anto diajak ayahnya pergi ke pelelangan kuda. Dia memperhatikan sang ayah yang sedang memeriksa kuda satu persatu dengan memegang kaki-kakinya, lehernya, perutnya, punggung dan dadanya.

Karena heran melihat ayahnya memegang2 kuda, si Anto bertanya, "Yah, kenapa sih musti dipegang2?" "Oh, itu karena Ayah bermaksud untuk membelinya."

Sesaat kemudian Anto tampak cemas dan berkata, "Kalo begitu.. kita cepetan pulang Yah!" "Kenapa?" kata sang ayah. "Sepertinya mama mau dibeli sama oom sebelah rumah kita ."

Kejatuhan Cicak

Suatu hari terdengar suara tangisan dodi dari dapur. Lalu ibunya bertanya pada Adi kakaknya.

Ibu : "Adi! kamu apakan adikmu,kenapa dia menangis?"
Adi : "Tidak diapa-apain kok, ma"
Ibu : "Tidak mungkin dia nangis kalau tidak diapa-apain!"
Adi : "Tadi ada cicak jatuh diatas kepalanya"
Ibu : "Cuma itu ?"
Adi : "Lalu cicak diatas kepalanya kupukul pakai batang sapu, eh dia malah nangis"

Tutup Mata Aja

Seorang cowok yang hobi balapan liar ngajak ceweknya buat jalan-jalan ke puncak.
Cowok : "jalan-jalan ke puncak yuk neng."
Cewek : " ogah, pasti nanti disana bakal ngebut and ugal-ugalan."
Cowok : "ya enggalah. abang janji de."
Cewek :" beneran ya?"Cowok :"iya deh."

Maka berangkatlah si cewek tadi sama cowoknya. pas di jalan motor si cowok ada yang nyalip, nyali pembalapnya langsung aja muncul dan akhirnya saling susul. dan "bletaaakk" (helm si cowok di pukul)
Cewek :"tuh kan bener apa gw bilang lu ugal-ugalan. Neng turun nih ?"
Cowok (dengan perasaan menyesal):"iya deh sory..sory. tadi kebawa emosi. abang janji de ntar klo abang kayak itu lagi pukul aja lagi helm abang. trus neng minta turun aja."
Cewek : "Janji ya."
Cowok:"iya deh."

Selang tak brapa lama si cowok melakukan hal yg sama. si cewek pun mengulangi ancamannya lagi. dan kali ini si cewek mengancam.
Cewek :"udah ah neng turun disini aja... abis neng takut."
Cowok:"wah sayang neng .... lokasinya bentar lagi nyampe.... klo neng takut coba deh neng lakuin yg abang lakuin klo pas ugal-ugalan."
Cewek : "apa ?"
Cowok :"Tutup aja mata neng klo takut."
Cewek :"@#$%^^^*()*&^()&^%%$##@ ????

Sama-sama Bodoh ?

Andi adalah seorang anak yang baru saja mendapatkan harta warisan setelah ayahnya meninggal. Tetapi ia bingung dan pusing akan disimpan dimana uang itu. Disimpan di Bank, nanti Banknya bangkrut. Ditaruh dibawah bantal, nanti diambil pencuri.

Setelah berpikir cukup lama, akhirnya ia mendapat ide, ia menanam uang itu dibelakang rumahnya, lalu memasang papan peringatan dengan tulisan yang sangat besar "TIDAK ADA UANG DISINI!".

Ternyata temannya Andi yang bernama Ucok melihat apa yang dilakukan Andi. Setelah lewat tengah malam, Ucok pun menggali tanah itu untuk mengambil uang tesebut. Setelah ia mendapatkan uang itu dan supaya tidak dicurigai, maka Ucok mengganti tulisan yang ditulis Andi dengan kalimat "BUKAN UCOK YANG AMBIL!".

Anak Tukang Jajan

Seorang anak berlari menemui ibunya di dapur.

Anak : "Bu, minta uang."
Ibu : "Buat apa?"
Anak : "Itu, di depan rumah ada orang yang berteriak memelas."
Ibu : "Apa teriakannya?"
Anak : "Bakso, Bakso!"

Orang Kampung Masuk Hotel

Seorang ibu kaya baru yang datang dari kampung mendatangi sebuah hotel. setelah memesan sebuah kamar, seorang pelayan mengantarnya ke kamar karena barang bawaannya yang cukup banyak. ketika tiba di sebuah ruangan, ibu itu berkata dengan sok tau, "Mas, jangan mentang-mentang saya datang dari kampung trus dikasih kamar yang kecil dan nggak ada apa-apanya gini. Gimana saya bisa tidur?" "Maaf, ibu. ini bukan kamar yang ibu pesan. tapi ini lift"